Inilah Beberapa Alasan Kenapa Wanita Sering "Ngebet" Nikah

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Pernikahan merupakan suatu hal yang sakral yang mungkin hanya dapat dilakukan satu kali dalam seumur hidup. Pernikahan merupakan ikatan janji suci dari seorang laki-laki dan perempuan. Jadi, pernikahan itu bukanlah untuk main-main. Ketika menjalani suatu hubungan yang serius, biasanya akan menuju kepada tahap pernikahan ini.

Ketika sudah memasuki suatu hubungan yang serius, pria dan wanita biasanya akan mulai membicarakan hal-hal yang merujuk pada pernikahan ini. Banyak alasan memang untuk melakukan pernikahan. Tapi, ada beberapa alasan bagi wanita yang membuat wanita itu menjadi "ngebet" ingin menikah dan berikut ini adalah beberapa di antaranya:

Inilah Beberapa Alasan Kenapa Wanita Sering "Ngebet" Nikah

Faktor Umur

Untuk sebagian perempuan, umur mempengaruhi sebuah pernikahan . Ada ketakutan dari sebagian perempuan dengan kata-kata ‘perawan tua’. Stigma tersebut lahir dan menghantui mereka dari orang tua bahkan dari kawan-kawannya sendiri. Disadari atau tidaknya, sekarang ini banyak perempuan yang melakukan pernikahan di umur yang relatif muda.

Terpaksa

Di zaman yang serba modern ini, hal-hal yang tadinya tabu menjadi biasa dilakukan beberapa pasangan dalam sebuah hubungan. Terkadang, hal tersebut muncul karena rasa ingin tahu tetapi tidak memikirkan akibat yang terjadi setelah melakukan hubungan tersebut. kebanyakan perempuan meminta pertanggungjawaban lelaki untuk menikahinya. Meski hubungan tersebut dilakukan suka sama-suka, atau ada fakor keterpaksaan perempuan untuk melakukannya karena cinta.

Hubungan Intim

Ada beberapa perempuan yang meminta untuk di nikahi setelah melakukan hubungan intim meskipun ia tidak hamil. Alasannya, karena ia ingin mempertahankan satu-satunya orang yang sudah mengambil "hal terpenting" dari dirinya.

Perjodohan

Zaman dahulu, perjodohan dilakukan untuk memperbaiki keturunan. Biasanya orang tua mencarikan jodoh untuk anaknya dari keturunan yang sederajat. Hal tersebut dilakukan agar pihak perempuan mendapatkan jodoh yang sepadan. Namun, sekarang ini justru banyak perempuan yang negan dijodohkan dan ngebet kawin lari dengan kekasih pilihannya.