Cara Menggunakan Kartu Kredit dengan Bijak

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Bicara soal kartu kredit memang tidak ada habis-habisnya. Setelah kemarin membahas tentang sejarah munculnya kartu kredit (baca: Sejarah Pertama Kali Munculnya Kartu Kredit), dan dilanjutkan dengan artikel cara mendapatkan kartu kredit secara gratis dari Payoneer dan bonus $25 (baca: Cara Mendapatkan Kartu Kredit Gratis dari Payoneer), maka kali ini yang akan dibahas adalah cara menggunakan kartu kredit dengan bijak.

Ya! dalam menggunakan kartu kredit memang harus benar-benar digunakan secara bijak. Karena, jika kamu terlalu sering menggunakan kartu kredit hanya untuk bersenang-senang, maka bisa-bisa tagihan kartu kredit kamu bisa jadi membengkak. Dan parahnya lagi, pada saat jatuh tempo kamu tidak punya uang untuk melunasi tagihan tersebut.
Cara Menggunakan Kartu Kredit dengan Bijak

Jadi, kali ini akan saya berikan tips aman cara menggunakan kartu kredit dengan bijak. Diantaranya yaitu:

Pahami Istilah dan Ketentuan

Cara terbaik untuk memaksimalkan manfaat kartu kredit adalah dengan memahami gaya hidup keuangan kamu, dengan identifikasi mana kebutuhan dan mana hanya sekadar keinginan. Setelah kamu menentukan bagaimana kamu menggunakan kartu kedit, penting sekali untuk memahami semua fitur dan istilah, seperti: tingkat Persentase Bunga Tahunan (Annual Percentage Rates/APR), biaya-biaya (tahunan, keterlambatan, dan penggunaan melampaui batas kredit, batas kredit, masa tenggang sebelum bunga diperhitungkan, dan program reward (seperti cash back, diskon, atau airline mile).

Jangan Berlebihan Memiliki Kartu Kredit

Tentu saja kamu boleh memiliki lebih dari satu kartu kredit. Tetapi kembali lagi pada aturan 20-10 di atas. Sebaiknya kamu memiliki maksimal dua buah kartu kredit dengan tujuan berbeda. Satu untuk keperluan belanja rutin bulanan, dan satu lagi hanya untuk berjaga-jaga dalam keadaan darurat, misalnya, jaminan uang muka di rumah sakit.

Bayar Tagihan Dengan Lunas

Pesannya adalah jangan pernah berhutang untuk memuaskan kebutuhan konsumtif kamu. Kalau memang kamu tidak mampu untuk membeli barang dengan harga yang mahal, cobalah belajar untuk lebih selektif dan melakukan skala prioritas. Jangan sampai kamu hanya mampu membayar minimum payment, yang pada dasarnya sebagian besar hanya untuk melunaskan bunga dan denda. Bayangkan bila kamu hanya membayar minimum payment yang hanya sebesar 10% dari total tagihan dengan bunga 42% - 48 % pertahun. Apalagi kamu telat membayar dan membayar kurang dari minimum, jadilah kamu seperti jatuh tertimpa tangga yang akhirnya tagihan kartu kredit kamu tidak lunas lunas.

Jangan Menarik Uang Tunai

Pada saat berbelanja, bunga akan mulai dihitung pada saat jatuh tempo pembayaran kartu kredit dan kamu tidak membayarnya dengan lunas. Sedangkan dengan pengambilan tunai dari mesin ATM, maka pada saat kamu mengambil tunai, maka saat itu juga bunga mulai dihitung dan tentunya bunganya sangat tinggi sekitar 4 – 4,5% perbulan atau bisa mencapai 54% per tahun! Jadi, jangan ambil tunai dari kartu kredit kamu.

Simpan Kartu Kredit Jika Tidak Perlu

Gunakan kartu kredit hanya apabila kamu perlu berbelanja rutin bulanan, ada transaksi yang menguntungkan kamu (airport lounge reward, misalnya), atau untuk berjaga-jaga dalam keadaan darurat dan kamu tidak membawa uang tunai sebesar itu. Selain keadaan tadi, tinggalkan kartu kredit kamu di rumah!

Kira-kira itu adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan dalam menggunakan kartu kredit dengan bijak. Ingat! jangan menggunakan kartu kredit hanya untuk bersenang-senang tanpa memikirkan resiko yang ditumbulkan.